
Laksanakan Pengabdian Masyarakat, Tim Dosen Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro adakan Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Dengan Menggunakan Maggot BSF. Sosialisasi diberikan kepada warga RW.01 Kelurahan Hadimulyo Barat Metro Pusat Kota Metro pada hari Minggu, (27/08/2023).
Dosen yang terjun langsung ke lapangan yaitu Dr. Eri Prawati, M.T., Yusuf Amran, M.T., Leni Sriharyani, M.T., Septyanto Kurniawan, M.T., Chica Oktavia, M.T., Feby Aristia Putri, M.T., dan Siti Hajar Aswad, M.T. bersama deng 6 mahasiswa aktif Prodi Teknik Sipil Lucky Agung, Muhammad Aqsa, Indra Sagita, Icha Aulia, Salsabila Gordon. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh dosen memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Ketua RW.01 Bapak Bayu kemudian dilanjutkan sambutan dari Bapak Septyanto Kurniawan, M.T. sekaligus menyampaikan maksud dan tujuan diadakan nya kegiatan pada sore hari ini.

Setelah pembukaan dan penyampaian maksud serta tujuan kegiatan, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengolahan limbah organik rumah tangga oleh Bapak Saiful Anwar dan Tim dari Kampung Peng-Angguran Kota Metro. "Penggunaan maggot untuk mengurangi sampah organik dinilai lebih efektif dan murah" ucap Pak Saiful.
Bapak Saiful menunjukkan bagaimana masyarakat dapat menggunakan maggot sebagai media untuk menguraikan sampah organik. Maggot juga dapat dibudidaya untuk kemudian dijadikan pakan hewan. Dijelaskan bahwa kandungan asam amino dan proteinnya adalah sumber nutrisi dan zat yang dibutuhkan oleh setiap hewan ternak untuk tumbuh sehat dan kuat. Hewan ternak yang bisa diberi pakan maggot biasanya ayam, ikan, burung dan sebagainya. Selain sebagai pengurain sampah organik dan pakan hewan, kotoran maggot dapat dijadikan pupuk tanaman sayur-sayuran.
Maggot sendiri merupakan larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF). Lalat BSF sendiri memiliki nama latin Hermetia illucens. Bentuknya mirip ulat, berbuku dengan ukuran larva dewasa 15-22 mm dan berwarna coklat. Siklus hidup lalat BSF kurang lebih selama 40- 43 hari.

Selama penyampaian materi, tim mahasiswa meragakan pembuatan wadah tumpuk serta Biopond (bak sampah organik sayuran dan buah-buahan) untuk kemudian diserahkan kepada warga agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat budidaya maggot yang menghasilkan pupuk cair organik.
.jpeg)
