.jpg)
METRO – Sebanyak 38 mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro mengikuti prosesi Wisuda Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sesat Agung Metro, Sabtu (8/8/2026). Wisuda menjadi momentum penting bagi para lulusan setelah menyelesaikan proses pendidikan sekaligus menjadi awal untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi di dunia kerja maupun masyarakat.
Prosesi wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa Teknik Sipil sekaligus awal bagi lulusan untuk mengabdikan pengetahuan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan. Kompetensi di bidang perencanaan, konstruksi, struktur, transportasi, sumber daya air, hingga pengelolaan infrastruktur menjadi bekal bagi lulusan dalam menghadapi kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.
Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, mengatakan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban perguruan tinggi kepada masyarakat atas proses pendidikan yang telah dijalankan.“Wisuda bukan sekadar ceremonial, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban Universitas Muhammadiyah Metro kepada masyarakat atas proses pendidikan yang telah dijalankan,” ujar Dr. Nyoto dalam sambutannya.
Bagi Program Studi Teknik Sipil, pertanggungjawaban tersebut diwujudkan melalui proses pendidikan yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan teknis dan profesional yang dibutuhkan dalam bidang konstruksi dan pembangunan infrastruktur. Lulusan Teknik Sipil diharapkan mampu berkontribusi dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang aman, berkualitas, efisien, dan berkelanjutan. Perkembangan teknologi konstruksi dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks juga mendorong lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Momentum wisuda ini turut memperkuat komitmen Program Studi Teknik Sipil UM Metro dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Pendidikan berkualitas menjadi fondasi dalam membentuk sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, kreativitas, integritas, dan kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan.
Rektor UM Metro juga menekankan pentingnya peran lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.“Kami berharap para lulusan ini tidak hanya memasuki dunia kerja, tetapi kami berharap para lulusan ini mampu membuka lapangan kerja,” ujarnya. Pesan tersebut menjadi dorongan bagi lulusan Teknik Sipil untuk tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta menghasilkan inovasi dalam menjawab berbagai kebutuhan pembangunan dan persoalan infrastruktur di masyarakat.
Dengan bertambahnya 38 lulusan Teknik Sipil, Program Studi Teknik Sipil UM Metro terus berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan. Para lulusan diharapkan mampu membawa nama baik almamater serta mengimplementasikan ilmu secara bertanggung jawab di tengah masyarakat.
Wisuda ini sekaligus menjadi momentum bagi Program Studi Teknik Sipil UM Metro untuk terus memperkuat pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan dunia kerja. Melalui lulusan yang berkualitas, Teknik Sipil UM Metro turut berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu mendukung pembangunan infrastruktur dan mewujudkan masa depan yang berkelanjutan.
